-->

Sertifikasi Guru 2014 dan 2015

Admin

Sertifikasi Guru 2014 dan 2015

Sertifikasi Guru 2014

Peserta Sertifikasi Guru 201, Sertifikasi Guru 2015  img
Sertifikasi Guru 2014 dan 2015. Salam Pendidikan. Saat ini sudah mendekati akhir tahun 2013, dan proses sertifikasi guru untuk tahun 2013 pun sudah melewati akhir waktu. Ada sebagian besar guru yang ikut sertifikasi guru 2013 yang sudah berhati lega karena status PLPG 2013 sudah lulus. Namun masih ada juga yang harus mengikuti tahap ujian ulang.  Nuah pada kesempatan ini Info Data PTK akan posting dengan judul "Sertifikasi Guru 2014 dan 2015"[http://info-data-ptk.blogspot.com/2013/11/sertifikasi-guru-2014-dan-2015.html]. Seperti apa dan bagaimana proses Sertifikasi Guru 2014 dan 2015? Berikut informasi selengkapnya yang kami kutip dari Koran Sindo.

Sertifikasi Guru 2015

Pelaksanaan Sertifikasi Guru melalui program PLPG dan portofolio akan berakhir pada 2014 mendatang. Selanjutnya, mulai 2015 sertifikasi guru hanya akan diberikan melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang dilaksanakan selama setahun.
“Inti dari pemberlakuan sertifikasi guru ialah pemerintah ingin meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru. Memang saat ini ada beberapa program yang dijalankan yakni PLPG, portofolio dan PPG. Namun sudah dipastikan nantinya hanya program PPG yang akan dijalankan pemerintah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Kadarmanta Baskara Aji Kamis (22/8/2013).
Dijelaskan Aji, program PLPG dan portofolio saat ini masih dijalankan sebagai program masa transisi menuju 2015 dengan PPG penuh. Dan untuk penyelenggaranya sendiri masih akan dilaksanakan oleh Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang ditunjuk.
“Peserta PPG nantinya akan menjalani masa pendidikan selama 2 semester atau 1 tahun. Dengan begitu diharapkan kompetensi dan profesionalisme guru benar-benar lebih terjamin dibandingkan melalui PLPG yang pelaksanaannya tak sampai dua minggu,” imbuhnya.
Aji berpendapat, pelaksanaan PPG ke depan haruslah langsung diarahkan bagi alumni Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK). Layaknya tenaga kerja profesional, PPG dapat dijadikan sebagai pendidikan profesi bagi lulusan LPTK yang benar-benar ingin menjalani profesi sebagai guru. Dengan begitu, pendidikan profesi sudah didapat para guru sejak awal, bukan pada masa bekerja atau bahkan menjelang pensiun.
“PPG sendiri nantinya akan dibagi menjadi dua jalur pembiayaan yakni dibiayai pemerintah dengan sistem seleksi dan biaya pribadi. Namun saya pastikan biayanya tidak akan lebih mahal dari biaya perkuliahan, sehingga dengan biaya sendiri pun para guru masih mampu,” imbuhnya.
Diungkapkan Aji, sampai saat ini sudah lebih dari setengah guru di DIY yang dinyatakan profesional. Kebanyakan dari mereka memang mendapatkan sertifikasi melalui PLPG.
Sementara itu, Guru sebuah SMK Kulonprogo Andri menuturkan, sebagai proses pembelajaran guna meningkatkan kualitas guru, program PPG memang lebih tepat dibanding PLPG. Menurutnya, program PLPG hanya melahirkan guru ‘karbitan’. Hal ini dilihat dari masa pelaksanaan program PLPG yang hanya berkisar 9 hari. Menurutnya proses PPG lebih bisa mematangkan proses keilmuwan yang diterima peserta. Tidak seperti PLPG yang dituntut profesional hanya dalam 9 hari.

Sumber : Koran Sindo

Semoga sedikit informasi rencana "Sertifikasi Guru 2014 dan 2015" di atas bermanfaat.

Kata kunci : Sertifikasi Guru 201, Sertifikasi Guru 2015


Sertifikasi Guru 201, Sertifikasi Guru 2015 peserta pict
Admin
Load comments